Selasa, 30 November 2010

Plak

dari mata
mengalir nama matahari dan bulan.
dari mata
malam beramai-ramai menikam
kerinduan pada cinta
ingatan pada dada
letupan pada kaki yang sengaja
menggeliat, mengusap-usap telapaknya
hingga perih luka menjadi lading
dan bedil
dan matapisau
yang abadi



--Sekayu, 10

Senin, 29 November 2010

Dengan Mata

:
pertamakali kau lihat bulan dan kacamata orangorang di sekeliling sekolah



--2010

Dengan Singkat

nasihat itu ada pada tiap kata dan doa yang membentuk kau menjadi manusia yang mengaliri darah dan tubuhnya di antara sungai dan muara

di surga sana. dan jembatan adalah penghubung nikmat yang memasygulkan penciptaan dari seseorang yang menendang bola di lapangannya

dengan belah tengadah yang terus,
sampai hilang-tiada



--2010

Alamat

:
ditujukan
pada
kulit lehermu
pada
kulit bibirmu
pada
kulit kelopakmatamu
pada
kulit dadamu
pada
kulit yang menumbuhkan rambut di kepalamu
pada
kulit yang memelihara dengus dan gaung rindumu
pada
kulit yang menyembunyikan suara dari kemaluanmu
pada
kulit yang menyekutukan malam di dalam selimut
pada
kulit yang liar memburu iga wanita untuk usia keadamanmu
pada
kulit yang rapi dari pori keringat sehabis kita
kau aku samarsamar mulai paham makna baru tentang beberapa alamat bijak yang menafsirkan pergumulan di antara susah payah pengiriman rindurindu yang ditujukan pada kau-kulitmu



--2010

Sayang

sayang :

kau datang
angin datang
berpesiar di dekat jantung.
kau mengerang
angin mengerang
memeluk kau masuk ke jantung.



--2010

Sabtu, 06 November 2010

Mula-mula

Dari mana asalnya bunyi kalau tak dari jerit diam di dalam batu
Tempurung
Yang dibekam luka
Perih
 
2010

Alkisah Suatu Malam

-1-
tempat kau mengubur anak yang dalam perutnya terbelit kawat duri batas antara kota ibu kau ibuku pernah sama-sama menanam padi untuk diperebutkan oleh sanak suami.

-2-
tempat kau menikam suara dan jerit, menikam suara anak kecil yang tak punya batas yang terus ingin mati dikubur di liang padi.


-3-
tempat kau melempar gaduh yang bersumber dari kawat
lilitan
duri
perut
yang dibelit kawat duri


2010

Rabu, 03 November 2010

Sajak Pagi, Menghitung Waktu

sajak itu datang dari sepi warna di buku gambar anak yang masih usianya bertangkup di bawah batu dan piring makan seorang ibu

sajak itu menggeliat dan terbang di atas kepala yang berambut tebal bapak dan ibu yang usianya belum genap seribu tahun dan tigakali lipatnya dasawarsa kepalan bumi yang berayunayun pada langit

sajak itu berkata :wangi di tubuh wangi kembang pada sepatu yang berjamur di kaki di mulutmulut anak bapak ibu yang pada waktu bangunnya dari tidur panjang tibatiba melayu mendingin menggigil panas di tanahsalju.


Palembang, '10

Anak Itu Lapar

siapa paling cinta
pada kuah pada sayur pada nasi
pada lauk di atas meja
makan di perut makan di batu

:
bahwa seorang anak itu sedang lapar!


Palembang, '10

Cinta, Sajak di Ponsel Kita

kau aku mau. mau rindu. mau rindu itu datang dari matakau mataku. matakau mataku jadi rindu. rindu yang mau pada kau aku.


'10