Sabtu, 15 Oktober 2011

Dari Ruas Tol

: Tomas Transtromer
menghindari banyak nama dari jalan yang menyilang dekat rumah
meski tengah malam dan siang sedikit sama
teriakan kita akan terasa lebih melengking dan istimewa
ketimbang teriakan anak kecil berusia lima belas tahun
yang berpikir sudah banyak mengenal usia

dari kedua tangannya yang menggenggam sepasang lolipop
ulat dan semut merah benyanyi
bermain musik meski di kota
sudah banyak pemusik yang berjalan kaki
menuju bis kota untuk menjual suara musik
dan suara mereka

"kami butuh malam dan siang yang bisa disimpan dalam saku"
. . .
kemudian mereka masuk lewat pintu dari tiap-tiap wajah penumpang
yang kehabisan oksigen dengan sepotong koin emas berangka
lima ratus rupiah mungkin cukup menutupi perut yang bocor dan basah
Jakarta, Oct 2011

: ditujukan pada puisinya yang berjudul Open and Closed Space