Rabu, 19 September 2012

MULUT



: piy

Meski berulang kali
Kita saling menghubungi
Mulut yang kerap kita akrabi
Sebagai penanggal kebisuan
Seperti berlari
Menolak apa yang dulu pernah kita sepakati
Tentang keadaan rumah
Yang kadang gemetar
Melihat kita yang jauh
Dan tak pernah pulang

Setiap sinyal
Mereka menawarkan ini itu
Menawarkan tangkai mawar dan duri
Dari mulut ini
Kita diam-diam mengunci diri
Kita melihat pada masing-masing mata
Seribu tahun tertulis di sana
Takkan membuat kita lenyap di alam usia
Di alam ibu suri merapikan sehelai rambutnya

Tertinggal di meja kayu
Selembar kartu nama
Dengan sebuah almanak berbentuk mulut
Mulut ini yang pernah kita bawa pergi
Dari tempat yang asing
Tempat kita saling diam
Menyakiti apa yang telah sakit
Lalu menyapa kematian
Namun semuanya
Di sini di tempat lain
Kita menyebutnya kamar rahasia


2012